PERATURAN BASKET
PERATURAN UMUM
-
Pertandingan menggunakan peraturan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI).
-
Pertandingan dipimpin oleh Wasit PERBASI di lapangan.
-
Pertandingan menggunakan sistem gugur.
-
Waktu pertandingan adalah:
-
4 x 10 menit waktu kotor untuk babak penyisihan, perempat final,
dan semifinal.
-
4 x 10 menit waktu semi bersih untuk babak final, dengan waktu mati
saat timeout dan free throw.
-
Apabila dalam waktu tersebut kedudukan berakhir seri, maka pemenang
pertandingan ditentukan melalui perpanjangan waktu selama 5 menit.
Jika belum ada selisih skor, maka akan diadakan perpanjangan waktu kembali
sampai terdapat selisih skor.
-
Setiap tim mempunyai kesempatan mengambil timeout sebanyak 5 (lima) kali
dalam satu pertandingan, dengan rincian:
- Quarter 1: 1 kali timeout
- Quarter 2: 1 kali timeout
- Quarter 3: 1 kali timeout
- Quarter 4: 2 kali timeout
Timeout pada Quarter 1 dan Quarter 2 dapat digabung, begitu juga timeout
pada Quarter 3 dan Quarter 4. Namun timeout Quarter 1 dan Quarter 2 tidak
dapat digabung ke Quarter 3 dan Quarter 4.
Pada 2 menit terakhir di setiap quarter tidak diperbolehkan mengambil
timeout. Setiap tim juga mendapatkan 1 kali timeout pada setiap
perpanjangan waktu. Setiap timeout berlangsung selama 1 menit.
-
Suatu tim akan dinyatakan kalah Walk Out (WO) apabila tim yang
bersangkutan tidak hadir di lapangan pertandingan setelah diberi waktu
tunggu selama 10 (sepuluh) menit dari jadwal pertandingan.
-
Setiap tim wajib menggunakan jersey tim dengan nomor punggung. Nomor
punggung bersifat melekat pada masing-masing pemain selama pelaksanaan
POR APPI 2026.
-
Setiap tim yang bertanding wajib memiliki dan membawa 2 (dua) set kostum
tim dengan warna putih (terang) dan gelap pada setiap pertandingan.
-
Ofisial yang hadir mendampingi tim saat bertanding diwajibkan memakai
pakaian yang rapi dan sopan (kaos berkerah/polo shirt dan sepatu).
PERATURAN KHUSUS
-
Semua pemain tercatat sebagai karyawan yang diperbolehkan bermain di
perusahaan yang bersangkutan dengan masa kerja minimal 12 (dua belas)
bulan kalender (terhitung pada bulan Juli 2026).
-
Line-up pemain maksimal dari setiap tim adalah 10 (sepuluh) pemain.
-
Komposisi pemain dalam setiap tim di lapangan adalah minimal 5 (lima)
pemain.
-
Pergantian pemain tidak dibatasi sepanjang nama pemain tersebut tercatat
dalam daftar nama pemain dan pemain yang telah diganti boleh masuk kembali
ke lapangan untuk bertanding.
-
Apabila suatu tim melakukan pelanggaran terhadap Peraturan Khusus No. 1
di atas, maka tim yang bersangkutan akan dikenakan sanksi diskualifikasi
dari cabang olahraga yang bersangkutan dan dinyatakan kalah dalam
pertandingan tersebut.
-
Apabila pemain melakukan pelanggaran terhadap Peraturan Khusus No. 4,
maka tim yang bersangkutan mendapat hukuman berupa Technical Foul dan
tim tersebut harus segera melakukan pergantian pemain untuk memenuhi
komposisi pemain yang diwajibkan.
-
Setiap tim yang akan melakukan pergantian pemain wajib melapor terlebih
dahulu ke meja ofisial.
-
Penggantian pemain tercatat tidak dapat dilakukan dengan alasan apa pun
setelah technical meeting dilaksanakan.
-
Pemain yang dianggap tercatat secara sah adalah pemain yang telah
didaftarkan dan memenuhi dokumen pendaftaran yang diatur dalam tata cara
pendaftaran POR APPI 2026.
-
Setiap supporter, pemain, maupun ofisial yang perilakunya dinilai oleh
panitia dan wasit dapat memicu kerusuhan, kericuhan, perkelahian,
atau mengganggu jalannya pertandingan akan langsung diberi peringatan
keras. Jika tidak mengindahkan, maka regu dari supporter, pemain,
ataupun ofisial tersebut akan didiskualifikasi.
-
Setiap tim wajib mematuhi peraturan yang sudah dibuat dan disepakati oleh
panitia pelaksana.
-
Keputusan wasit bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.